Sunday, 5 November 2017

Man About Town ii


Beberapa hari belakangan saya sukses dibuat lebih relijius, ngayah game is too strong.
Puncaknya bisa dibilang tadi pasca mama berkabar kalau hari ini adalah hari lahir Bali saya.
Iya maaf, saya tidak pernah tau perihal ini kalau tidak diingatkan mama.

So, how was life? bagian depresifnya sedikit politikal, dan kembali berlari.

Bagian senangnya dapat teman baru, dapat ponakan dan dapat belajar banyak dari semua peristiwa belakangan — termasuk belajar lebih legowo.
Oh, iya. Baru selesai menyaksikan Stranger Things 2 juga — it's dope!
So, never better, I guess.


Man About Town
Diambil oleh sahabat saya, I Made Suryawan Wardana di suatu siang pasca bercengkrama dengan Krisna dan Turah.



Wednesday, 4 October 2017

Sembilan Tahun Kemudian

Semua berawal dari 9 tahun yang lalu,
ketika sahabat saya mengajak saya untuk melepas lelah sejenak dari aktivitas semester akhir kampus teknik
…sekaligus mengajak saya untuk sebuah blind date.
Kini waktu berganti begitu pesat, lembaran hari terus berganti.
9 tahun kami dibuat untuk saling mengenal sisi satu dengan lain.
Baik secara personal maupun secara extremely personal — salam dari Jogja, Pit!


Friends

Monday, 10 July 2017

Man About Town

Kabar baik dari musisi idola yang merilis albumnya setelah 7 tahun vakum seolah mengisyaratkan saya untuk rehat sejenak.
Rehat dari kesibukan yang menemani saya selama 3 bulan ini.

"Things will get better, 'Cause they can't get worse, oh"
— lantunan Lisa Lobsinger yang membuat saya tenang sejenak di malam di usia 20 terakhir saya.

Cover

Saturday, 8 April 2017

Afirmasi

"Can we fix it?" — tanya Gilang. Sure, it just takes time.
Kini kembali diingatkan untuk sibuk berpikir melalu logika bisnis komunikasi.
Sudah seminggu waktu tidur saya menjadi berkurang.
in a good way.

Selamat datang kembali pada tulisan lain saya.

Tulisan tentang terpuruk dan menjadi makin bijaxXx.
Eneg kan? SamaxXx. 

Afirmasi1

Wednesday, 1 March 2017

Semeton

Dua tahun lalu saya dan Nina dalam keadaan gugup tiba-tiba muncul di Lapangan
untuk perihal wawancara berkat tulisan anak magang yang masih berantakan.
Gugup, takut dikeroyok orang-orang komunitas gelantungan itu, walau itu tidak mungkin terjadi.
Setelah mengumpulkan keberanian, akhirnya kami memberanikan diri untuk memperkenalkan diri.
"Ada yang bisa dibantu?" sambut Dito Siahaan.

Oka Trendyana Pribadi
Oka Trendyana, bergabung di tahun ke-3 SWB.
Menyebut dirinya sebagai "Fat Runner" karena berhasil mematahkan mitos kalau orang berbadan gemuk tidak bisa lari.
Sejauh ini, sudah menaklukan half-marathon, dan tahura trail run.